Langkah Nyata Atasi Kerawanan Pangan, Kementan Bersama Bangkalan Pacu Percepatan Tanam
-->

Header Menu

Langkah Nyata Atasi Kerawanan Pangan, Kementan Bersama Bangkalan Pacu Percepatan Tanam

Jufri
Jumat, 12 Juni 2020


AHAD NEWS ■   Kementerian Pertanian terus pacu Gerakan Percepatan Tanam Padi varietas Inpari 32 dan Ciherang di Kelompoktani Bina Makmur, Desa Serabi Barat, Kec. Modung, Kab. Bangkalan, Jatim agar jadwal tanam padi tidak mundur. Ini merupakan langkah nyata untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan pangan saat pandemic covid 19. 

Hadir dalam kesempatan ini Direktur Perbenihan, Dr. Ir. Takdir Mulyadi, MM beserta jajaran, Kabid Tanaman Pangan, Dispertahorbun Kab. Bangkalan,Teguh, SP, MMA, dan Forkominca (Camat, Danramil) serta kelompoktani Bina Makmur. 

Takdir menuturkan, sesuai arahan Direktur Jenderal Tanaman Pangan,  Dr. Ir. Suwandi, M.Si bahwa ditengah lesunya ekonomi dunia akibat Covid 19, perlu dicanangkan program Nasional berupa kegiatan padat karya  “Gerakan Percepatan Olah Tanah dan Tanam (GPOT), kegiatan ini bertujuan untuk percepatan tanam guna  mengamankan produksi dan menjaga stabilitas pangan, serta mengatisipasi musim kering yang akan mencapai puncaknya pada bulan Agustus 2020. 

“Instruksi Menteri Pertanian, DR. H. Syahrul Yasin Limpo SH, M.Si, MH., bahwa pandemi covid-19 dapat menjadi momentum memperkuat kemandirian pangan nasional. Oleh karena itu, perlu diambil langkah nyata percepatan gerakan tanam dan penyaluran sarana produksi, termasuk kesiapan benihnya, imbuh Takdir.

Takdir juga menegaskan bahwa, semua jajaran Kementerian Pertanian baik di pusat maupun di daerah harus bersinergi dan bekerja sama dengan semua stakeholder untuk memotivasi petani mengupayakan ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Hal senada diungkapkan oleh Kasubdit Pengembangan Varietas, Ir. Andi Sholeh, bahwa dengan percepatan tanam sekarang, akan mempermudah petani karena air tersedia dengan baik. Terlebih ada potensi kekeringan di beberapa bulan ke depan ," terangnya.  

Andi optimis “Potensi pertanian Bangkalan masih sangat besar untuk dapat ditingkatkan khususnya masalah ketersediaan air bisa diatasi, oleh sebab itu perlu dilakukan percepatan tanam padi awal Juni ini”.  

Pada kesempatan yang sama, Kabid Tanaman Pangan Kab. Bangkalan, Teguh mengatakan bahwa Jatim merupakan salah satu penyangga kebutuhan pangan bagi 16 provinsi di Indonesia. Kabupaten Bangkalan dianggap potensial menyiapkan kebutuhan pangan masyarakat khususnya beras dalam masa pandemi Covid-19. 

Lahan baku sawah di Kab. Bangkalan seluas 29.180 ha, dengan realisasi tanam periode Okt-Mar 19/20 seluas 34.933 Ha dari target periode Okt 19-Sept 2020 seluas 42.892 Ha. Kekurangan tanam akan ditanam pada peride Bulan April sampai September 2020 seluas 7.959 ha. Pada Juni ini ditargetkan tanam seluas 2.707 Ha. Bangkalan siap mendukung percepatan tanam padi untuk memenuhi target luas periode Okt 2019/Sept 2020 seluas 42.892 Ha.

Sementara Danramil Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan, menyampaikan kami selalu bersinergi dengan Camat siap dan sangat mendukung kegiatan percepatan tanam padi dari Kementan, dimana kami selalu memotivasi petani untuk tetap semangat di tengah wabah Covid 19 ini untuk melakukan aktivitas demi mencukupi ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Bangkalan,” paparnya. (5/6).

Kontributor : Sukmawati Aribe, Tri Wantoro, Afrizal