DPC PAN Sumenep Kompak Pertanyakan Rekom Turun Kepada Non Kader
-->

Header Menu

DPC PAN Sumenep Kompak Pertanyakan Rekom Turun Kepada Non Kader

Jufri
Rabu, 10 Juni 2020


AHAD NEWS ■  Tensi politik di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mulai memanas. Meskipun pelaksanaan Pilkada baru akan digelar pada 9 Desember 2020 nanti.

Naiknya tensi politik ini setelah DPP Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mengeluarkan rekomendasi dengan mengusung pasangan Achmad Fauzi- Dewi Khalifah pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep. Hal itu berdasarkan Surat Keputusan DPP PAN nomor PAN/A/Kpts/KU-SJ/030/IV/2020 tertanggal 17 April 2020.

Sebab, rekomendasi DPP PAN dinilai tidak sesuai hasil rapat pleno di DPD PAN Sumenep yang digelar beberapa waktu lalu. Pada saat itu, DPD PAN Sumenep bersepakat mengusung Ketua DPD Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM-PAN Sumenep, Hairul Anwar.

"Kami mempertanyakan kepada DPD PAN Sumenep terkait turunnya rekom yang tidak sesuai dengan hasil rapat pleno. Apalagi rekom ini turun kepada calon yang bukan kader PAN," tegas Koordinator DPC PAN, Tabrawi Santoso usai rapat koordinasi bersama beberapa pengurus DPC, Selasa (9/6/2020).

Pria yang akrab disapa Tabrawi menjelaskan, pada saat rapat pleno yang dihadiri 47 kader PAN, semuanya mendukung Hairul Anwar untuk maju pada Pilbup Sumenep mendatang dan berpasangan dengan Fattah Yazin. Tetapi faktanya, surat rekomendasi DPP PAN mendukung bakal calon bupati dan wakil bupati Achmad Fauzi-Dwi Khalifah.

Dari itu, pihaknya mengaku khawatir dukungan kader dengan lambang matahari ini pecah pada Pilkada nanti. Sebab, banyak pengurus DPC PAN yang kecewa dengan turunnya rekom kepada calon yang justru tidak pernah datang ke kantor DPD PAN Sumenep.

"Tentu kecewa. Dari kekecewaan itu dukungan Pengurus DPC PAN tidak akan satu suara. Ini bukan kesalahan pengurus DPC, tetapi bentuk kekecewaan," tukasnya.(hoki)