Charles Simbolon Daftarkan Gugatan Perdata Ke Bank Mega di PN Jaksel
-->

Header Menu

Charles Simbolon Daftarkan Gugatan Perdata Ke Bank Mega di PN Jaksel

Jufri
Kamis, 14 Mei 2020


AHAD NEWS ■  Menindak lanjuti tindakan pengancaman yang dilakukan oknum penagih kartu kredit Bank Mega terhadap korban Charles LO Simbolon, telah didaftar oleh kuasa hukumnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dengan Nomor Perkara 364/Pdt.G/2020/PN JKT.SEL.

Menurut Darius SH dari Lawfirm Togar Situmorang sebagai kuasa hukum Charles Simbolon, pendaftaran gugatan perkara kliennya pada hari Senin, 11 Mei 2020, setelah diceritakan seluruh kronologisnya oleh Charles LO Simbolon.

“Klien kami saat ditagih oleh oknum penagih kartu kredit itu sampai dengan pengancaman keluarganya melalui telepon yang membuat klien kami perlu melakukan gugatan terhadap Bank Mega,” ujar Darius SH didampingi Muhammad Irfan, SH., M.Kn, Frihardo Oloan Pasaribu, SH dari tim Lawfirm Togar Situmorang, SH.MH., MAP yang beralamat di Gedung Piccadilly room 1003-1004, Jln. Kemang Selatan No.99, Jakarta Selatan.

Selain pengancaman, menurut Darius SH, gugatan perkara klien itu ditambah lagi dengan pemilikan kartu kredit yang dimiliki ternyata ditagih tidak sesuai. “Klien kami berniat baik untuk menyelesaikan permasalahan ini diluar meja hijau, tetapi respon itu tidak pernah ditanggapi positif pihak Bank Mega,” tambah Darius.

Hal senada dikemukakan Charles LO Simbolon, bahwa apa yang dikemukakan kuasa hukumnya benar bahkan Charles LO Simbolon sangat menyayangkan data pribadi nasabah dibocorkan kepada pihak lain sehingga merasa dirugikan dan dipojokkan. “Kehidupan saya jadi selalu was-was dari hari ke hari, karena pengancaman tersebut kepada keluarga terutama putri saya yang saat ini kuliah di Bandung. Maka saya serahkan kepada kuasa hukum saya,” tegas Charles.

Dari perkara yang diajukan Lawfirm Togar Situmorang sebagai kuasa hukum Charles LO Simbolon menyatakan, atas perbuatan melawan hukum ini dapat diselesaikan secara hukum dan adil serta dapat memberi keselamatan bagi keluarganya dan tidak ada lagi ancaman apapun.(Red)