News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tiga Warga Probolinggo Positif Corona, Begini Kata Bupati Tantri

Tiga Warga Probolinggo Positif Corona, Begini Kata Bupati Tantri


AHAD NEWS ■ Tiga warga di Kabupaten Probolinggo terkonfimasi positif Virus Corona atau Covid-19, Jumat (10/4/2020). Dengan tiga kasus baru itu, kabupaten ini menyusul menjadi zona merah penyebaran Covid-19.

“Tiga pasien positif Corona itu adalah warga Kecamatan Paiton, Kraksaan dan Tongas. Ketiganya terkonfirmasi positif setelah hasil tes swab dari pemerintah pusat melalui Provinsi Jawa Timur keluar,” ungkap Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.

Menurut Bupati Tantri, ketiga pasien yang dinyatakan positif itu adalah peserta pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Embarkasi Haji Sukolilo, Surabaya pada 9-19 Maret 2020 atau klaster Sukolilo.

Saat itu, ketiga pasien mengikuti pelatihan bersama 7 orang lainnya. Namun 7 orang lain masih berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

“Untuk tiga pasien yang dinyatakan positif, dua orang berprofesi sebagai perawat (tenaga) medis dans satu orang seorang tokoh agama. Ketiganya berjenis kelamin laki-laki,” jelas Bupati Tantri.

Ketiga pasien itu menjalani karatina di salah satu rumah perawatan milik pemerintah dengan kondisi mulai membaik atau sehat.

“Kami terus melakukan tracking terhadap keluarga dan teman maupun rekan kerja tiga pasien ini. Mereka sudah kami periksa dan saat ini terus dilakukan pengawasan,” sambungnya.

Selain itu, Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Probolinggo terus mengirimkan test swab kepada pemerintah pusat untuk memastikan kondisi kesehatan ketiga pasien.

“Semoga hasil berikutnya, ketiga pasien yang dinyatakan positif menjadi negatif,” harapnya.

Bupati Tantri juga menyebut, setelah ketiga warganya dinyatakan positif Corona, Kabupaten Probolinggo menjadi zona merah penyebaran Covid-19.

Dia berharap agar warga meningkatkan sosial dan physical disntacing, menggunakan masker serta menjaga pola hidup sehat.

“Jika tidak penting jangan keluar rumah dulu,” pintanya.

Hingga hari ini, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Kabupaten Probolinggo adalah 296 orang. 216 orang masih dipantau, 80 orang sudah terpantau. Sedangka pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 11 orang dengan rincian 1 dalam perawatan, 6 orang sembuh dan 4 orang meninggal dunia.(11/4/2020).(Arman/Mr Boy/JNN)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

loading...

Posting Komentar