• Jelajahi

    Copyright © AHADNEWS.COM | BERITA HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Longsor Terjang Cianjur, Jalan Sukanagara Tertutup Material Tanah

    R-01
    Kamis, 09 April 2020, 22:19 WIB Last Updated 2020-04-09T15:19:48Z
     Longsor Terjang Cianjur, Jalan Sukanagara Tertutup Material Tanah

    AHAD NEWS ■ Longsor terjadi lagi di Cianjur, Jawa Barat. Meski tidak ada korban jiwa, tetapi satu unit kendaraan bermotor tertimbun material longsor.

    Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.30 wib. Warga menyebut hujan deras yang mengguyur desa Sukanagara, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, adalah pemicu terjadinya tanah longsor pada Kamis 9 April 2020.

    Bencana longsor setinggi 5 meter dengan panjang 20 meter di Cianjur,  Jawa Barat ini telah membuat arus lalu lintas menuju Cianjur atau sebaliknya, tidak dapat dilintasi, khususnya di Kampung Pos, Desa Sukanagara, Kecamatan Sukanagara.

    Menurut Sekertaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Mokh Irfan Sofyan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan.

    "Tim telah berada di lokasi terjadi longsor di desa Sukanegara, Kecamatan Sukanegara. Sampai saat ini lagi di assesment dan belum ada korban. Mudah-mudahan, tidak ada," kata dia saat dikonfirmasi, pada Kamis 9 April 2020.

    Meski belum ada korban, namun Irfan menyebut ada sepeda motor yang tertimbun longsor. Namun belum ditemukan lokasi tertimbunnya motor tersebut.

    Dari video yang beredar, tampak terlihat beberapa material tanah sempat terlihat oleh warga sekitar berjatuhan secara perlahan.

    Tak berselang lama, longsor pun menimpa jalan dan satu pengendara motor.

    Camat Sukanagara, Adang Sumariyadi mengatakan, hingga pukul 17.30 Wib, identitas pengendara sepeda motor tersebut belum diketahui.

    “Dari keterangan warga pengemudinya berhasil menyelamatakan diri, namun sepeda motornya masih tertimbun tanah,” kata Adang.


    Hingga berita ini dirilis, kondisi jalan raya Cianjur-Sindangbarang masih tertutup material longsor dan belum bisa dilalui oleh kendaraan.

    “Alat berat belum ada. Kami sudah menghubungi Dinas PUPR Provinsi Jawa Barat untuk minta bantuan alat berat,” jelas Adang.

    ■ Anto Susanto 
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    BERITA TERBARU

    loading...